MENIKAH MUDA? JODOH? (QnA Sesi 3//Selesai)

Let's make another Q and A!


Pembicaraan yang nggak ada matinya tentang hubungan laki-laki dan perempuan, sebagai kaum -pencipta bahagia dengan segala cara bahkan cukup dengan diri sendiri saja- ini gue merasa bahwa orang-orang yang sedang mempertanyakan tentang friendship, friendzone, friendchicken, itu adalah orang yang sedang kasmaran. Tapi dia tidak yakin, lalu bisa jadi dia sedang patah hati, atau yang patah tumbuh yang hilang berganti, kemudian Al-Fatihah menjadi kunci dari segala kunci.

[Kek alim bat gak si gue? :)))]

Kemarin gue baru baca salah satu isian blognya Gita Savitri, kalo gak salah itu segmen(?) A cup Of Tea, terkait dia yang diiming-iming sebagai seorang muslim liberal ----jengjeng--- tatapan tajam plus musik serem deg-degan gitu. Gue baca berkat link yang dishare oleh seorang kawan, alhasil kawan gue yang lainnya yakni pemilik channel Youtube hadihade (boleh disubscribe isinya cover-cover lagu yang kece parah sih) mempertanyakan sesuatu yang berhubungan dengan salah satu pembahasan gitasav: (kayak emot :v anjir wkwk)

"Apa pendapatmu tentang nikah muda yang di iming imingi dengan kata "dari pada zina mending nikah muda"." (ini juga kayak emot "." wkwkwkkw)

Di tulisannya, gitasav berkomentar bahwa lawan dari zina adalah tidak berzina, bukan nikah muda. Maka dari itu kenapa gitasav menjadi salah satu (panutan gue) orang yang nggak mendukung nikah muda dengan berbagai alasannya (yang gue suka). Kalo mau tau buka aja blognya Gita, atau Youtube Channelnya, atau apapun lo cari tau tentang dia. Kuncinya Google.com.

Maka dari itu, pada ruang obrolan gue bales "RT-in gitasav aja" ke Hadi. Seriusan, gue setuju banget. Komentar gue tentang nikah muda tentu saja I don't agree with that, karena gue adalah orang yang sama sekali tidak kepikiran menikah di usia 19 tahun ini, beda dengan bocah-bocah SMA di laman story gue. Namun jika beruntung, gue hanya akan menikah di minimal usia 26 tahun. Jangan ketuaan juga sih ya, nanti peranakan aing keburu kering.

Lagi-lagi benar kata gitasav, lawannya zina ya nggak berzina, bukan nikah muda. Apalagi berkomitmen untuk menentukan tanggal pernikahan di masa depan dengan metode menjalin hubungan terlebih dahulu, yang mereka junjung tinggi itutuh enggak dosa soalnya mereka gak pake kata "Pacaran". Aduduh, kamu pengen ketawa juga nggak kayak aku? Aku sih pengen. Tapi aku tahan aja, soalnya aku lagi pilek.

Jadi, yang bikin hidup penuh dosa tuh ikatan "pacaran" ya? Kalo menurutku sih, berduaannya. Pacar itu sebutan untuk suatu hubungan a.k.a status, berduaan itu sebutan untuk aktivitasnya. Kalo kamu komitmenan tapi tiap hari jalan bareng, kamu pikir itu nggak zina? Itu sih komentar aku, jauh ya dari pertanyaan Hadi? Nggak sih ini aku cuma pengen ngomong aja, udah gatel soalnya.

Iya aku tau, menikah adalah ibadah paling lama dan mudah, tapi bukan berarti kamu harus menikah cuma biar bisa lari-larian di taman sama suami, kan? Kamu masih bisa seteh lari-larian sama Emak, sama Adek, sama Bapak kamu. Terkait zina, nafsu kamu gede banget ya? Sampe pengen menanggulanginya dengan nikah di usia dini? Gimana sih Ukhti, Akhi. Orang sholeh sholehah yang hanya memikirkan tentang Gimana caranya biar gue bisa punya temen halal fap fap? Shit. Maaf kalo bukan itu yang ada di dalam pemikiran kamu ukh, akh.

Kemudian diiringi pertanyaan dari seorang Youtuber yang subscribernya 11k, KHAFI MR.

"Kenapa Detri gak mau sama aku?"

FYI, nama panggilan gue waktu SD adalah Dede Tri yang sering disingkat Detri. Jadi lo kira gue gak suka ama lo Kap? Pasti bukan itu kan perkiraan lo, gue yakin. Karena di situ, lo bicara soal mantan yang paling lo suka karena susah payah mendapatkannya namun dia mutusin lo cuma karena lo berbohong. Oke, dibohongin itu nggak enak, dan gak ada orang yang pure punya niatan bohong, semua orang pasti punya alasan.

Termasuk Detri alias si Odet itu, bukannya dia gak mau sama lo Kap. Tapi percayalah wahai kalian para friend yang merasa gebetannya gak suka ama lo, mungkin emang belum waktunya aja buat mereka suka sama lo. Sebenernya ada banyak sekali kemungkinan, kalo elo gak berani tanya langsung alasannya kenapa. Maka dari itu, komunikasi sangatlah penting. Sampai akhirnya lo tau jawabannya apa, barulah kita tarik kesimpulan.

Gue gak suka sama lo.

Kita putus.

Gue gak mau lagi sama lo.

Lo menjijikan.

Karena lo bajingan.

Gak ada alasan buat gue suka sama lo.

Alasannya bisa jadi:

1. Dia suka sama orang lain.
Setuju gak setuju lo harus setuju bahwa penolakan dari seorang insan adalah disebabkan oleh telah adanya seseorang lain di dalam relung hatinya. Trust me, it's true!

2. Dia trauma sama orang kayak lo.
Namun hal ini bukan berarti menuntut lo buat jadi pribadi lain, itu bisa aja sih, tapi saran dari gue adalah lebih baik lo bikin dia berpikir bahwa trauma yang berlebih hanya akan membuat dia susah maju. Toh, kalau emang itu buruk, lo pasti menghindarinya, kan? Jelaskan itu padanya. Lho, kenapa lo gak berpikir kalo dia emang gak suka ama gue? Gini guys, gak ada alasan untuk tidak menyukai sesuatu, as example orang yang benci K-Drama bisa tergila-gila sama K-Drama seiring waktu dan pergaulan berlalu. Betul?

3. Kalian emang gak jodoh.
Ini yang paling berat buat gue ketik, sih. Karena sejatinya gue gak terlalu suka bahas tentang jodoh sama takdir, ngeri aja gitu. Kek gue nih agamis bangeeet, masa. Padahal kaga. Tapi bukan berarti gue menghindarinya, gue cuma ngeri buat bahas. So, pemikiran tak jodoh adalah pelarian terakhir lepas lo berpikir bahwa perjuangan lo bener-bener sudah selesai.

"Qna dong.. beda nya apa Pacaran sama friendzone?"

Goblok.

Kalo gak mau dikata goblok, lo bisa baca postingan QnA Sesi 2 dan yang ini terlebih dahulu, biar lo bisa tau apa arti dua hal tersebut menurut gue. Intinya, jelas beda. Nenek gue aja pasti tau. Next:

"Wdyt about aing dr awal ga kenal sampe skrg temenan?"

I answer, emang kita temenan?



And yeah, selesai sudah QnA gue yang pasti sangat tidak penting.

Bukankah begitu, friend?

Tapi gue harap sih kalian suka, karena biasanya abis suka bisa muncul rasa cinta.

Find me on instagram: @pinokiorin.

See ya!
Bubye.

Comments

Popular Posts